"Ah, cepatlah sedikit, Illeane. Seharusnya hari ini aku mengikuti rapat penting tapi aku tidak ikut karena harus menemanimu berbelanja disini.""Loh? Kan aku bisa belanja sendiri kan?"
"Aku hanya memastikan kau aman, Illeane-dear. Kau tahu kan berita di Daily Prophet tentang maraknya penyerangan Pelahap Maut itu?"(mengangguk)
"Bagus.Levina speechless, saudara-saudara! Menanggapi kakaknya yang satu itu sih sebenarnya mudah saja, tinggal menyangkal dan menyangkal, semuanya beres! Tapi kalau pembicaraan yang satu ini, mau tidak mau ia tidak boleh menyangkal dong. Soalnya nih ya, berita itu ada benarnya juga loh! Levina masih sebelas tahun, membutuhkan perlindungan dari orang dewasa—tepatnya sih penyihir dewasa sebetulnya—agar Levina tidak mengalami hal-hal yang ganjil—ceilah, pakai kata-katanya Dimitri lagi nih. Ingin deh rasanya menjadi Dimitri, memiliki banyak kosakata. Iya sih, dia kan bersekolah di tempat yang keren. Lupa namanya sih, tapi beda jauh dengan sekolahnya Levina. Katanya di sekolahnya Dimitri selalu diterapkan kedisiplinan—semua sekolah juga begitu kali ya?—dan blablabla hingga menjadikan murid-muridnya sangaaat terpelajar. Eh tapi Levina juga terpelajar loh. Buktinya dia tahu E = mc
2 itu adalah rumus dari Einstein. Wakakakak..
Yaelah, semua orang juga tahu kali..Kembali ke situasi, kini Levina tidak lagi harus menarik-narik lengannya seperti tadi. Ah bagus deh kalau kakaknya punya kesadaran kalau Levina juga manusia punya rasa punya hati jangan samakan dengan pisau belati
1)—ehh? Lagipula pisau belati itu darimana coba?—bukan seekor anjing yang talinya bisa ditarik-tarik. Ah iya, Levina pernah mendengar percakapan telepon antara Savana dengan Hailey—teman sekantornya yang sebetulnya adalah asisten kakaknya itu—tiga hari yang lalu. Katanya kakaknya tuh, dia sedang ingin memiliki seekor anak anjing. JADI!?—saking inginnya memiliki anak anjing, kemudian Levina dianggap sebagai anak anjing, begitu!? AH—tidak tidak tidak, kakaknya tidak pernah seperti itu kok. Sumpah, kakaknya itu orangnya lumayan baik, meskipun agak sedikit galak.
Broken this fragile thing now
And I can't, I can't pick up the pieces.."Wah, suara dari mana tuh?"
"Entahlah, tapi lumayan asik."LEVINA HAFAL LAGU INI LOH! Maklum dong ya, dia kan sering mendengar radio di kamarnya kalau kakaknya sedang menonton tv sampai malam suntuk ia yang mematikan tvnya. Penyiarnya yah—meskipun kacangan sih, tapi entah kenapa ia merasa suaranya mirip Michael Jackson—ituloh yang personilnya Jackson 5 itu. Ah kalian yang hidup di tahun segini masa tidak tahu? Jarang mendengar radio kali ya? Nyahahaha.. Kakaknya menghentikan langkah kakinya sambil mencari si sumber suaranya itu. AHA!—aquamarine-nya menangkap terlebih dahulu suatu situasi yang menghasilkan suara keren itu. Pengamen? WOH, ternyata disini ada pengamennya juga. Asik deh! Levina langsung menarik lengan kakaknya yang sedikit terpana dengan penampilan mereka. Giliran dong sekarang, daritadi masa Levina terus yang ditarik lengannya?
Hei, yang main gitar itu bukannya yang di Leaky Cauldron itu kan?
Kemudian yang perempuannya—itu kan yang juga ikutan bekerja di Leaky Cauldron?
Jangan bilang ada penyerangan mendadak di Leaky Cauldron sampai semua orang yang ada disana mampir kesini.
Ngaco saja ah. Eh tapi yang disitu—iya yang disitu—yang sedang bermain violin itu—alamakjang.. Tuhan baik deh sama Levina. Tuhan baiiik
banget karena telah mempertemukan Levina dengan beberapa laki-laki yang ganteng mampus. Kakaknya malah terheran-heran loh sama pemain violin itu.
"Eh, Levina, kenapa mukanya dia mirip Anno ya?" tanyanya sambil berbisik di telinga kirinya. AH YA, Levina tahu sekarang. Anno itu—Flavanno Montez—pacarnya Savana sekarang. Dia belum melihat wajahnya sih, tapi untuk penggambaran ya, katanya mirip sama pemain violin ganteng itu. Aaahh—CUKUP DEH LEVINA! Tangan mungilnya merogoh kembali saku celananya dan memberikan beberapa keping galleon kepada mereka. Mereka keren sumpah—apalagi pemain violinnya itu loh. Eh yang penyanyinya juga loh! Levina suka sama rambut pirangnya. Matanya juga—sorot matanya—astaga—Levina benar-benar sedang fangirling ria disini. Mau menonton sebentar, Levina?
Iya dong, kan disitu ada yang gantengBeuhh.
OoC: 1)credit to 'Rocker Juga Manusia'nya Seurieus dengan sedikit perubahan =))Labels: diagon alley, friends, levina, savana