[Griphook]"Eh, meskipun sekarang aku bekerja di majalah itu, aku masih tetap menyimpan tongkat sihirku. Makanya, jangan pernah sekalipun kau meragukan aku, oke? Aku tahu kau juga ingin memiliki tongkat yang sama sepertiku, cuma ya kita harus berbelanja dulu di Diagon Alley—toko yang khusus menjual perlengkapan sihir itu—"Gyaaaaaaah—mau masuk
Dragonballey saja susah amat. Harus berbicara panjang lebar pada Levina lah, tembok bata juga harus diketuk. Tempat sihir tuh ternyata ada-ada saja sih ya, menyebalkan. Satu sisi ada rasa bangga juga mau masuk ke sekolah Hogwarts, soalnya nanti ia bisa menggunakan tongkatnya untuk menyihir sesuatu—mungkin saja loh menyihir dirinya menjadi seseorang yang sangat cantik—eaaaaaaah, mimpimu ya Lev sangaaaat berlebihan deh. Dia tuh sebenarnya sudah kelihatan cantik—ini katanya Dimdim sih—cuma kalau dilihat dari kelakuan bukan seperti anak perempuan rata-rata. Lah emangnya perempuan itu biasanya
ngapain aja sih? Pergi ke salon hanya untuk sekedar creambath atau massage? Itu sih bisa kali di rumah juga. Berbelanja gila-gilaan meskipun harganya mahal? Itu kakaknya loh ya—Levina sih jarang begituan.
WEW, bata-batanya bergerak sendiri! Kemudian menunjukkan sebuah jalan panjang yang padat oleh kendaraan—eh salah—semut—salah lagi—para penyihir! Coba kalau sepi—apalagi kalau Levina bawa sepeda gunung kesayangannya dan juga Dimitri juga disini, pasti ia akan langsung mengajaknya berlomba sepeda. Lumayan loh, sekalian olahraga. Dari ujung, ke ujung, ke ujungnya lagi, lalu ke ujung yang disana—gyaaaaah Levina kangen rumahnya sumpah!
"Ayo cepat ikut aku!" Savana menarik lengan kanannya Levina. Dih, ada apa sih dengan kakaknya sekarang ini? Galak tapi cengengesan sendiri. Aneh deh, mirip seperti orang gila—
Savana, adikmu ini minta dibacok loh!—kangen sama
Dragoballey mungkin ya dia? Pantas saja sih. Mata aquamarine cerahnya mengerjap-ngerjap seperti anak kecentilan lagi ketika ia melihat bangunan putih besar yang bertajuk Bank Gringotts. Di tempat seperti ini ternyata ada bank juga ya!
gah—pikiranmu aneh, LevWaktu ditarik oleh kakaknya untuk masuk kedalam, ternyata eh ternyata yang datang ke bank tersebut juga banyak. Ya ampun, lagian untuk apa yah Savana mengajaknya kesini? Toh ia juga sudah punya banyak uang pounds di
tas Louis Vuitton-nya yang besar itu. Apa mau menukar uang juga ya? Soalnya kan katanya kalau di dunia sihir itu tidak menerima uang poundsterling. Gah, padahal disamakan saja kenapa sih? Oke, cukup. Dirinya dan kakaknya sekarang mulai mengantri di antrian panjang. Dan kau tahu apa? Masa teller-nya adalah makhluk aneh cebol dengan raut muka yang aneh sih? Biasanya kan yang melayani nasabahnya itu kebanyakan perempuan yang cantik seperti dirinya—oke, silahkan muntah di tempat yang sudah disediakan. Eh, gilirannya.
"Err—aku mau menukar uang 1479 poundsterling. Boleh?"nurut amat sih sama prosedur bank gerogot ini"Eh, Savana, kenapa tidak sekalian semua uangmu ditukarkan sih?" tanya Levina penasaran. Oh iya, dipersilahkan bagi siapapun yang mau menggetok kepalanya dengan palu. Sangaaaaat dipersilahkan.
astaga—kejam amat sih—masa harus pakai palu?Labels: bank gringotts, diagon alley, levina, savana