Huwaaaaaaah—sudah pagi lagi! Pagi-pagi Levina sudah melonjak-lonjak diatas tempat tidurnya di Kuali Bocor. Kamarnya nyaman, membuat pagi harinya semakin terasa bersemangat. Levina tidak peduli dengan kasur yang besok-besok akan bobrok seperti keadaan Kuali Bocor yang sekarang. Kuali Bocor oh Kuali Bocor—Levina tidak tahu yah asal usul nama tempat ini. Mungkin karena dulu dipakai berjualan kuali yang sebetulnya sudah bocor mungkin? Atau dulu ada banyak penjual disini, lalu kemudian ada satu orang pengunjung yang tidak suka dengan pelayanannya dan mengutuk semua kuali yang dijual akan menjadi bocor dalam satu—dua—tiga detik. AH, itu sih mirip cerita apa yah? Mirip-mirip cerita si Putri Tidur atau apapun deh ya. Levina tidak suka membaca dongeng soalnya. Dia lebih senang mendengarkan radio kacangan! Huahahaha..
"Ninety five point eight FM Capital Radio, London's Number One Hit Music Radio Station!" bibirnya menggumamkan semua kata-kata yang menjadi ciri khas penyiar radio kacangan favorit Levina. Langkah kaki mungilnya seiring dengan jalur pernafasannya. Turun menuju lantai dasar dimana terdapat sebuah bar bobrok. Iyalah, kan Kuali Bocor ini adalah bar sekaligus penginapan bagi para penyihir maupun calon penyihir yang akan bersekolah di Hogwarts. "YA! Kembali lagi bersama saya di Semangat Pagi!
1) Wakakakakak.." yeap, dirinya tertawa sendiri layaknya orang gila—HEY, Levina bukan orang gila, tahu!? Levina masih normal kok, buktinya dia masih menggunakan akal pikiran yang terletak di otaknya—bukan di dengkul!—untuk berpikir.
Ah, Levina geje alias gajelas nihEH, NEMU DAILY PROPHET! Kok perasaan dari kemarin ia selalu menemukan sesuatu yang bagus untuk dibaca ya? Kemarin saja didepan Bank Gringotts ia menemukan peta Diagon Alley yang sampai sekarang masih saja ia simpan di kamarnya. Ralat ralat ralat—kamar kakaknya maksudnya. Nah sekarang ia malah menemukan Daily Prophet tergeletak—memangnya orang Lev?—diatas lantai bar tersebut. Untung belum diinjak, kalau diinjak sudah sayang tuh. Sayang maksudnya, tidak bisa dibaca dengan jelas lagi begitu maksudnya. Kalian ini pikirannya suka aneh-aneh saja sih—cuci otak deh—
silahkan siapa yang mau menjebloskannya kedalam jurang, sangaaaat dipersilahkan. Sebenarnya sih Levina sudah membaca semua isi dari Daily Prophet itu—ralat lagi—sebetulnya kakaknya yang sudah membaca semuanya, Levina cuma ikut-ikutan saja, habisnya penasaran sama gambar bergeraknya. Ah ya, pasti kakaknya sekarang membaca majalah Playboy atau tidak Vogue. Dasar fashionista!
mau dibaca, Lev?Ngomong-ngomong, dari kamarnya ke lantai dasar membutuhkan waktu enam menit loh. Terbilang cepat atau lambat?
OoC: Limited untuk tiga orang pertama yang ikutan tret ini selain yang di-invite. Credit judul buat salah satu devitation dari visnya Levina xDD 1)credit buat salah satu acara di Gen FM Jakarta. Syaratnya diapus, pada ngelanggar sih ==aLabels: bar, friends, leaky cauldron, levina