Eaaaah—hari sudah sore lagi, bagus deh kalau hari ini berjalan dengan lumayan cepat. Habisnya ia tidak sabar menunggu besok. Lah, memangnya besok ada apa? Puppet show yang biasa ditayangkan di British TV, Lev? BUKAN—selera Levina bukan yang seperti itu lagi, tahu! Sebenarnya sih ya, kalau kalian mau tahu—kalau yang tidak mau, abaikan saja—jam segini tuh biasanya Dimdim datang lagi ke rumah. Kalo tidak Dimdim yang akan mengajaknya bermain di rumahnya sih ya, mungkin Penny yang sering mengajaknya mengerjakan tugas sekolah bersama—meskipun sebenarnya Levina yang menyontek tugas Penny. Huahahaha.. Toh Penny-nya juga tidak terlalu bermasalah kok dengan sifat anehnya ini. Sumpah, sehari saja ia berada di Kuali Bocor—bar dan penginapan dengan kondisi mengenaskan di seluruh dunia—ini, ia jadi kangen dengan teman-teman lingkungan rumahnya.
Ia tidak terbiasa disini soalnya. WUEK!
Sudah ah, ini kok malah terbawa serius sih ya? Ampun deh, pasti ada pengaruh dari sesuatu deh. Tapi apa yah? Entahlah. Makanya itu, hidup tuh jangan terlalu diambil serius—Levina sih ya santai-santai saja tuh—ya maklum saja sih ya Levina itu anaknya memang apapun jarang dibawa serius, bawaan sifat dari orang tuanya mungkin. Kecuali kalo ada hal-hal tertentu yang harus dianggap serius sih ya, tinggal ikuti saja. Ayo deh, BTT—back to topic—halah, masa kalian tidak tahu sih ah?
Barusan Levina mengendap-endap keluar dari kamarnya untuk keluar sejenak—mungkin, itupun kalo tidak kepergok oleh Savana yang princess wannabe itu—yaelah, bagaimana tidak sih? Di kantornya, dituntut untuk berpenampilan modis, keren, up to date, menarik, pokoknya yang bisa membuat boss besarnya memberinya promosi barangkali—
maafkan adikmu ini ya, Savana, kadang pikirannya kemana-mana. Nyahahahaha—tapi karena itulah kadang membuat kakaknya menjadi sedikit temperamental. Eh, itu sih memang karena ada pengaruh menstruasi kali? Kan katanya tuh kalau menstruasi, emosi menjadi labil tuh ya. Levina sih sepertinya belum pernah tuh terlihat emosi didepan orang lain. Bibirnya selalu tersenyum dan pikirannya membayangkan hari esok yang indah—keren kan? Penampilan kalem—UWOGH, ini fakta, saudara-saudara setanah Inggris Raya!—tapi kalau kau sudah kenal dengannya..
Tanya kakaknya deh. Huakakakakak.
sore hari di kuali bocor, keren juga ya?Langkah kaki mungilnya sedikit diperlambat, seiring dengan manik aquamarine-nya menemukan—lagi-lagi—semacam perkumpulan tidak jelas dari anak-anak yang sepertinya sih calon murid Hogwarts seperti dirinya. Impossible
banget kalau mereka mengaku kalau mereka calon murid sekolah sihir dari negara lain. Apa sih namanya? Levina kan tidak pernah diceramahi banyak tentang Hogwarts dan segala macam yang ada sangkut paut dengannya kecuali si Kuali Bocor yang tanahnya sedang ditapaki oleh kakinya saat ini. Sebodo dengan penampilannya yang sedang memakai baju totol-totol—nama kerennya sih polkadot—berwarna hitam putih dengan celana ¾ yang sangat eye-catchy. Rekomendasi pakaian langsung dari kakaknya sendiri. Ngomong-ngomong tentang perkumpulan tadi, Levina ikut gabung jangan? "HOY! Sore ini indah yah?" serunya sambil menyenggol sedikit tubuh seorang laki-laki yang lebih tinggi darinya
1 dan matanya agaknya tertuju ke arah laki-laki yang lain
2 dan menunjukkan betapa inosennya seorang Levina.
inosennya jangan berlebihan dong.
OoC: Udah dapet ijin dari TS. 1Stanislaus Winter 2Arshavin L. Windstroke.Labels: friends, leaky cauldron, levina