"Eh eh, aku sedang butuh artikel nih. Apapun. Jabarkan dong.."
Otaknya konslet, saudara-saudara sekalian sebangsa Inggris Raya!
Begini sih ya efek dari kalau kau harus menemukan lagi tempat kumuh dengan nama yang sangat aneh dan sebetulnya cocok dengan kondisi tempatnya yang mirip dengan keadaan kota Hiroshima dan Nagasaki setelah dijatuhi bom atom pada Perang Dunia Kedua—UWOGH, salahkan si penyiar radio kacangan yang suka memberitahu kabar tidak penting, apalagi yang seperti tadi—yang namanya tadi Kuali Bocor. Pikirannya mulai melebur kemana-mana nih. Dan barusan, ia meminta sebuah artikel tidak penting bertajuk How To Be a Sexy Girl yang ditulis secara menyeluruh oleh Savana Emilia Escàrcega dan tanpa pengeditan karena orangnya sendiri adalah orang yang lumayan teliti. Ingin deh rasanya ia bernyanyi tidak jelas sambil berteriak. Liriknya? Gampang saja. C, A minor, D minor, ke G, ke C lagi
1—iya iya, itu kan tutorial kecil dari Penny tentang bermain gitar.
TUH, BUKTI KALAU OTAKNYA KONSLET.
"Urm, wait," (menenggak butterbeernya sampai habis) "kau tadi lihat telepon umum tidak, Illeane?"GUBRAK—bayangkan saja seorang Levina Illeane Vanessa Escàrcega jatuh kejengkangKakaknya itu—otaknya salah fungsi juga seperti dirinya? Oh my God, berarti Levina itu penyebar virus otak konslet dong ya? GAAHH—jangan sampai orang lain juga sepert itu, tolong—please—
por favor—apapun deh kata-kata yang menunjukkan permohonan kepada Tuhan semoga hanya dia saja yang mengalami hal itu barang sejenak saja (lho?) sampai tombol penghubungnya kembali menyala. Gyaaaahh—Levina ada-ada saja. Ini tempat umum—oh iya, sampai lupa. Tempat umum bagi para penyihir sih tepatnya. Soalnya orang lain bahkan tidak terlalu mengenal tempat ini seutuhnya. Bibir semi-tebalnya kembali menyeruput butterbeer dari bibir gelas tersebut. Manis loh, sumpah. Kalau boleh, dia beli lagi deh. WOGH, Levina mabok butterbeer. JAUHKAN JAUHKAN JAUHKAAANNN!—hush, lebay.
"Belok kiri, belok kanan,
muteeeeeerr2,"
"Ehh?""—bohong kok. Cari saja sendiri. WUEK!"
Yep, Levina bangkit dari tempat duduknya semula. Merapikan sedikit rambutnya yang mulai berantakan lagi—oh, demi Loki yang bukan disakiti tapi dibenci, ternyata perlu juga ia merapikan rambutnya. Disini tidak ada salon?
WADEZIG—sejak kapan dirinya ingin rambutnya diacak-acak kemudian dirapikan lagi kemudian acak dan rapikan lagi oleh seseorang yang tangannya lihai lemah gemulai pret cuih itu? Jangan harap ia mau. Ia hanya mau rambutnya dirapikan oleh kakaknya. Orang tua? Silahkan cari orang tuanya sampai ke ujung dunia. Pasti kau akan menemukannya tepat di sebelahmu dan mengacuhkan Levina. Iyep,
sebelahmu. Tengokkan saja kepalamu ke kiri dan kanan, alhasil kau akan menemukan gerakan senam pagi yang biasa dilakukan pagi-pagi oleh ibu-ibu disekitar rumahnya. UHUY!
WHO, ada semacam perkumpulan apaan tuh? Mau gabung? "OY!" iyep, siapapun yang merasa dipanggil oleh Levina, harap segera mengalihkan pandanganmu kearah Levina. Mengerti!? "Perkumpulan apa ini? Gabung dong."
Pret.
OoC: 1credit to 'Lupa-lupa Ingat'nya Kuburan Band =)) 2credit to iklan entahlah-gw-sendiri-juga-lupa =))Labels: friends, leaky cauldron, levina, savana