Mm—hm—hm. Ada pelajaran Astronomi, dan kalian tahu apa?
Levina terlambat sekitar—urm—tiga menit.
Mampuslah kau, Lev.Ah, super duper sial pokoknya. Tapi anehnya, Levina hanya berjalan dengan santai sambil memeluk erat buku astronominya. Matanya sedari tadi hanya mengerjap pelan-pelan sambil melangkahkan kakinya menuju menara astronomi. Menara Gryffindor kan hampir dekat dengan menara Astronomi tuh, jadinya sewaktu tadi ia mencuri-curi kesempatan untuk mengambil bukunya yang tertinggal di asrama. Untung saja, Nyonya Gemuk sedang baik-baiknya dengan Levina. Katanya sih, dia suka sama anak yang mirip sama Levina. Ah, Levina jadi malu sumpah dipuji sampai segitunya oleh Nyonya Gemuk. Terus katanya juga kalau misalnya ia benar-benar hidup sebagai manusia, ia pasti akan mencubit pipinya terus. Habis katanya, pipinya terlihat chubby. Hihihi.. Semburat merah langsung tampak di kedua pipinya. Ah sudahlah, pokoknya Nyonya Gemuk baik sekali barusan, membolehkan ia mengambil buku astronominya didalam asrama—meskipun harus mengorbankan waktu juga sih.
Cepatlah sedikit, Lev. Kau hampir ketinggalan selama empat menit.Sepertinya sih Levina
kemakan omongannya Anno nih. Soalnya, waktu kemarin saat ia, kakaknya, dan Anno berangkat bersama dari Leaky Cauldron menuju stasiun apa-yah-Levina-lupa Anno pernah cerita sedikit tentang kehidupannya di Hogwarts. Katanya kalau guru Astronomi di Hogwarts orangnya sedikit
nyantai. Tapi entahlah ya kebenarannya bisa dibuktikan apa tidak—JAH, Levina tidak pernah berhenti memakai kata-kata Dimitri. Habisnya Dimitri itu keren sih. Kata-katanya menjadi sumber inspirasi—halah—bagi Levina. Hahaha.. Aquamarinenya bergulir perlahan ketika langkah kakinya berhenti tepat didepan pintu kelas Astronomi. Levina hanya berharap semoga pengajarnya tidak langsung memberinya hukuman dan tidak galak—seperti Mrs. Veronica pengajar Matematika-nya di sekolahnya yang dulu. Habisnya kalau mengajar, tampangnya selalu galak. Levina kan tidak suka orang yang galak seperti itu. Kalau kakaknya sih lain, kalau sedang marah mukanya cantik—ini bukan gombalan loh!
Nah, Levina sampai di kelas. Beberapa kesimpulan yang bisa diambil sekarang adalah:
Satu, dirinya memang benar-benar terlambat masuk kelas Astronomi. Yah, kan Levina sudah bilang sendiri kalau ia terlambat karena ia mau mengambil bukunya di asrama. Dan kalian tahu apalagi? Sudah banyak anak-anak yang masuk disini. Hmm.. Sepertinya kelas ini gabungan dari semua asrama ya. Ada Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw, sama Slytherin juga ada semuanya disini. AHA!—kalau begitu ia juga bisa bertemu sama
Luna—ups—Arshavin dan Luke disini
dong. Asik asik asik. Levina bisa bertemu dengan banyak teman disini. Ah iya, lanjut sama kesimpulannya, oke?
Dua, sang profesor pengajar Astronomi baru saja membahas materi yang diangkat hari ini. Pengenalan dasar Astronomi ya? Ah-ah-ah, Levina belum juga membaca buku astronominya. Kan ia baru mengambilnya tadi sebelum pelajaran Astronomi dimulai, jadinya mana sempat ia membaca buku? Dan lagipula sih ya, Levina juga agak malas membaca buku tebal seperti itu. Terlebih lagi kalau bukunya itu isinya tulisaaaaaaaan saja semuanya. Buh, mungkin kalau anak-anak Ravenclaw dalam satu hari bisa membaca itu satu buku tanpa kenal lelah pada mata atau apapun. Untuk kesekian kalinya kukatakan kalau Levina sebetulnya lebih suka mendengarkan radio daripada harus memaksakan dirinya untuk membaca buku yang tebaaaaaaaal dan isinya tulisaaaaaaan semuanya. Nanti saja deh kalau misalnya dirinya sedang mood membaca, paling-paling hanya beberapa halaman saja. Hihihi..
Eh sebentar, Levina mau menjawab dulu pertanyaannya—err.. Siapa sih itu? Oh iya, Profesor Sinistra—entah kenapa kalau dilihat dari namanya, Levina menduga gurunya ini memiliki sifat sinis tingkat tinggi setinggi langit.
Ngaco saja kau, Lev."AKU, PROFESOR!" —matanya bergulir sebentar, mengingat apa saja yang pernah dibahas di sekolahnya yang dulu— "Kalau menurutku sih, astronomi itu hanya pelajaran yang membahas bulan dan bintang. Katanya juga banyak rasi ya, Profesor? Sepertinya menarik juga kalau misalnya membahas masalah rasi bintang. Hehe.."
Tiga, ia bahkan tidak tahu siapa kini yang duduk disebelahnya. JAH—dasar Levina. "Eh tidak apa-apa kan kalau aku duduk disebelahmu—err.." —aquamarinenya melirik kearah label namanya. AHA—ini kan anak Gryffindor juga kan? Kenapa mereka belum berkenalan sebelumnya ya?— "Almark? Maaf ya kalau aku salah menyebutkan nama. Hehehe.." lanjutnya dengan kekehan kecil mengakhiri pertanyaan tadi. Ngomong-ngomong, Jammie dimana?
Ada apa dengan Jammie memangnya, Lev? Aku tahu dimana dia duduk sekarang, by the way.
OoC: Levina duduk disebelah Seth Almark yah? xDLabels: astronomi, friends, hogwarts, kastil, kelas, levina