Meja 9
SELAMAT MALAM VALENTINE, KAWAN-KAWAN! Hari ini Levina akan ikutan acara Blind Date loh!
Huweeeeeeee—tidak kok, Levina tidak menangis seperti anak bayi yang merengek minta susu, meskipun anak bayi itu ternyata lucu juga. Ihihihi.. Ehm, oke. Jadi begini ya, kawan-kawan. Kan waktu itu karena penasaran, Levina ikut mendaftar blind date yang diumumkan oleh prefek Boulstridge dan senior Claymer botak kinclong cling-cling-cling itu. Banyak juga sih anak-anak lain yang ikutan. Jammie, Wet, Twyla, pokoknya baaaaanyak yang ikutan. Sayang sekali nih ah Gene tidak ikutan. Hiks hiks—halah. Padahal ya, kebayang kalau misalnya si bocah rambut merah itu mulai berteriak tidak jelas di acara Gryffindor tersebut. Iya iya, meskipun memicu keributan, tapi kan tetap seru. Hihi.. Sisi rebel-nya Levina mulai kelihatan nih, kawan-kawan. Jadi nanti kawan-kawan tidak kaget kalau misalnya Levina mendapat detensi karena memites salah satu burung hantu yang ada di kandang sana yang—PUAHH—bau sangat. Pokoknya Levina tidak akan pernah bermain mantra sembarangan seperti teman-temannya yang Ravenclaw dan Hufflepuff—Levina lupa siapa namanya, tapi yang jelas mereka memotong poin yang banyaaaak sekali. Ya ampuuunn..
Dan tadi siang, ada burung hantu datang padanya. Membawa sebuah box agak besar begitu lah. Kemudian ada semacam surat juga, cuma ditulisnya pendek.
Illeane, nih aku kirimkan sesuatu padamu. Siapa tahu butuh.
—Savana Escárcega.Ternyata waktu Levina membuka boks tersebut, isinya.. BAJU. Lah, kan Levina juga sudah bawa baju sendiri. Tapi yang ini beda daripada yang lain. Bajunya sendiri mirip dengan beberapa anak di Hogwarts. Tapi ya, Levina curiga. Jangan-jangan yang mengirim bukan kakaknya. Masalahnya begini ya, kawan-kawan, Savana itu kadang pelit. Apalagi kalau sudah urusan baju, bisa mirip serigala melolong di malam bulan purnama. Dimitri apalagi, dia kan tidak mengkoleksi baju perempuan. Kalaupun iya, pasti dia mencuri punya kakaknya yang rese itu, Dianne. Tapi tidak mungkin Dimitri akan sejahat itu sama kakaknya. Hmm.. Pasti Anno. Iyah, pacar kakaknya itu memang kelewat baik sama Levina. Hihihi..
Sekarang, jam 06:30. Setengah jam lagi acaranya akan dimulai. Ah iya, asalkan kalian tahu saja ya, ternyata dress yang tadi dikirimkan itu sangat cocok dengan ukuran badan Levina yang kecil-kecil gimanaaaaaaa gitu. Sebal nih, ternyata Levina belum bertambah tinggi saja. Tidak seperti Jammie—mungkinkah Levina akan menjadi bocah boncel selamanya? Tidak mauuuuuu—Levina mau bertambah tinggi, seperti kakaknya yang sekarang mirip model itu. Pokoknya Levina harus melakukan sesuatu agar bertambah tinggi. Kakinya yang kini berbalut flat shoes berwarna hitam itu langsung menapakkan kakinya menuju lantai empat, tepatnya ke lantai kosong—sesuai dengan undangan yang datang setelah kiriman dari pacar kakaknya datang. Bukan dari Anno lagi sih, tapi dari peri rumah. Disitu tertulis kalau Levina bakal menempati meja 9. Hmm.. Levina penasaran siapa yang akan jadi pasangan kencannya nanti. Semoga kakak ganteng ya, Levina. Amen—wakakakakak, obsesi tiada matinya yah.
Kencan buta, kencan buta, kencan buta. Levina thinks it's totally
grawesome.
1Great and awesome. Hayah.. Ngaco saja kau.
Levina sudah sampai loh, kawan-kawan. Ia kembali merapikan ikatan kuncir kudanya—spesial buat senior Davidson yang mau menguncir rambutnya barusan—dan langsung masuk kedalam dan—WHOAAA—dekorasi yang Gryffindor sangat, teman-teman. Dominasi berwarna merah, pasti para peri rumah berusaha keras untuk membuat kelas kosong ini menjadi meriah. E—err—Levina langsung canggung, kawan-kawan. Habisnya kan Levina tidak tahu siapa pasangan kencannya kali ini. Dia melewati beberapa senior yang sudah duduk di kursinya masing-masing. Meja sembilan, meja sembilan, mana ya? AHA, itu dia. Levina langsung di tempat duduknya. Cahaya temaram lilin membuat aquamarine milik Levina dengan mudahnya melihat langit malam dibalik jendela sebelah sana. Apa iya yah malam Valentine selalu seperti ini? Banyak bintang—eh itu rasi bintang apa yah? Rasanya ia pernah membahasnya bersama Viridiant.
Ayolaaaahh—yang merasa pasangan kencan Levina, acungkan tangan! segera munculkan batang hidungmu! Hahaha..
OoC: Dress yang Levina pake tapi dia pake celana panjang juga, biar keliatan tomboynya gitulah =)) 1big credit buat Hannah Montana Season 3 Episode 17 *ngakak ngebayangin Azaria McCafferty ngemeng grawesome =))*Labels: event, gryffindor, kastil, kelas kosong, levina